{"id":1235,"date":"2024-09-09T09:23:38","date_gmt":"2024-09-09T02:23:38","guid":{"rendered":"https:\/\/rock.or.id\/?p=1235"},"modified":"2024-09-10T10:18:15","modified_gmt":"2024-09-10T03:18:15","slug":"influencer-in-my-community","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/2024\/09\/09\/influencer-in-my-community\/","title":{"rendered":"Influencer in my Community"},"content":{"rendered":"\n<pre class=\"wp-block-verse has-text-align-center\"><strong>Matius 20:28<\/strong> \u201csama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani<br>dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.\"<\/pre>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Melalui ayat tema kita bulan ini, kita bisa melihat bahwa kepemimpinan Yesus adalah sebagai raja yang melayani, bukan sebagai raja yang harus dilayani. Hal ini tentu tidak seperti seorang Raja pada umumnya. Seringkali, yang ada dalam pemikiran kita saat mendengar kata \u201cRaja\u201d adalah Pribadi Eksklusif yang harus dilayani. Tuhan kita bukan Tuhan yang demikian. Kepemimpinan-Nya sebagai Raja adalah kepemimpinan yang melayani.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai manusia, kita pun bisa melayani dengan berbagai alasan, yaitu karena kasih (love, sayang),<br>belas kasihan, kemauan untuk berbagi hidup, dan juga untuk \u2018aktualisasi\u2019 atau demi keuntungan diri<br>(flexing).<\/p>\n\n\n\n<p>Saat kita melayani, kita perlu waspada, karena kadang tanpa kita sadari, Iblis bisa menyerang sisi<br>utama kehidupan kita, seperti :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kesatuan<\/strong><br>Sadari, bahwa Iblis selalu mencari celah untuk menyerang kesatuan kita melalui ketersinggungan, iri hati, dan rasa benci dengan saudara-saudara; Iblis juga begitu suka membiarkan kita terlibat pelayanan dengan hati luka penuh ketersinggungan, iri hati dan rasa benci, sehingga kesatuan kita akan semakin rusak dan hancur. <strong>Kisah 17:20-21<\/strong> menyatakan, bahwa Yesus pun berdoa untuk kesatuan kita. Dalam hidup bersama, salah paham adalah hal yang wajar terjadi, tapi ketika kita tersinggung dan semakin tenggelam dalam ketersinggungan kita, hal itu berarti kita sedang \u201cmenggigit\u201d umpan Iblis, dan hidup kita akan dikendalikan sepenuhnya oleh Iblis<br><br>Saat kita sedang marah, jangan kita berbuat dosa : <br><br>&#8211; <strong>Mazmur 4:7<\/strong> \u2013 \u2018cooling down\u2019 dulu secara pribadi. <br>&#8211; <strong>Efesus 4:26-27<\/strong> \u2013 jangan ngambek, sebab saat kita ngambek, kita sedang memberi kesempatan utk iblis membangun gengsi semakin tinggi, dan semakin hancur kehidupan kita.<br><br><strong>Matius 5:23-24<\/strong> \u2013 sadari, pemulihan hubungan adalah hal yang sangat esensi di hadapan Tuhan.<br><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kekudusan <\/strong><br>Dalam point ini, hal lain yang sangat essensi juga di hadapan Tuhan adalah, bagaimana kita tetap menjaga hidup kita seturut dengan kehendak-Nya. <strong>Matius 7:21-23<\/strong> mengingatkan kita untuk hati-hati supaya kita tidak \u2018terjebak\u2019 dalam pelayanan yang hebat, tapi ternyata kita tidak melakukan kehendak-Nya. Oleh karena itu, jaga hati dan hidup kita, untuk senantiasa berjalan dalam kehedak-Nya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-verse has-text-align-center\">MELAYANI DENGAN SEGENAP HATI AKAN BERDAMPAK BAIK DAN SEHAT,<br>TETAPI MELAYANI DENGAN LUKA HATI AKAN BERDAMPAK BURUK DAN JAHAT<\/pre>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melalui ayat tema kita bulan ini, kita bisa melihat bahwa kepemimpinan Yesus adalah sebagai raja<br \/>\nyang melayani, bukan raja yang harus dilayani. Hal ini tentu tidak seperti seorang Raja pada<br \/>\numunya. Seringkali, yang ada dalam pemikiran kita saat mendengar kata \u201cRaja\u201d adalah Pribadi yang<br \/>\nharus dilayani. Tuhan kita bukan Tuhan yang demikian. Kepemimpinan-Nya sebagai Raja adalah<br \/>\nkepemimpinan yang melayani.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1237,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2,695],"tags":[711,598,96,706,599,719,701,698,10,708,713,712,595,710,716,703,721,288,334,474,20,699,252,717,690,702,705,700,718,696,707,715,720,704,412,697,13,176,11,12,709,66,195,714],"class_list":["post-1235","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kingdom-news","category-ps-ronny-daud-simeon","tag-benci","tag-berdampak","tag-community","tag-cooling-down","tag-dampak","tag-dilayani","tag-efesus-426-27","tag-flexing","tag-gbi-rock","tag-gengsi","tag-hati-terluka","tag-hati-yang-luka","tag-influencer","tag-iri-hati","tag-jaga-hati","tag-kekudusan","tag-kepemimpinan","tag-kesatuan","tag-king","tag-kingdom-community","tag-kingdom-news","tag-kisah-1720-21","tag-leadership","tag-luka-hati","tag-matius-2028","tag-matius-523-24","tag-matius-721-23","tag-mazmur-47","tag-melayani","tag-mesianic-community","tag-ngambek","tag-pemulihan","tag-pribadi-eksklusif","tag-ps-ronny-daud-simeon","tag-raja","tag-raja-yang-melayani","tag-rock","tag-rock-ministries","tag-rock-ministry","tag-rock-surabaya","tag-tersinggung","tag-tuhan","tag-tuhan-yesus","tag-waspada","main-post"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/rock.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Diverse_community_group.jpg?fit=1600%2C600&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p9pxc5-jV","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack-related-posts":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1235","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1235"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1235\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1243,"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1235\/revisions\/1243"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1235"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1235"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rock.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1235"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}