Kuasa Kebangkitan-Nya

Yesus adalah satu Pribadi yang paling mengundang kontroversi di dunia.  Dia lahir dari seorang perawan Maria; usia 12 tahun, Yesus membuat kagum para imam di bait Allah; usia 30 tahun, Yesus mengubah air menjadi anggur dalam sebuah pernikahan dan melakukan banyak mukjizat.  Sampai kematian-Nya, Dia di hukum mati dengan tidak didapati kesalahan apapun daripada-Nya.  Setelah kebangkitan-Nya, Dia naik ke surga di depan 500 pasang mata.

Melalui kebangkitan Kristus, kita belajar bahwa:

  1. BUKTI TERBESAR BAHWA DOSA MANUSIA TELAH DISELESAIKAN
    Dosa adalah masalah terbesar dari kehidupan manusia.  Tidak ada seorangpun yang bisa menyelesaikannya.  Dosa bukan hanya perbuatan buruk / jahat, tetapi dosa adalah perbudakan, dimana manusia akan terus-menerus dibawa untuk terus melenceng dari tujuan Tuhan.
  2. JANJI HARAPAN TERBESAR DI LUAR KUBURAN
    Kebangkitan-Nya, tidak hanya memberikan pengharapan, tetapi jaminan bahwa ada kehidupan setelah kematian.  Sebab, di dalam Kristus, kita hanya akan mengalami kematian secara tubuh kita, dan kita akan menikmati hidup kekal di dalam Kristus.
    Di luar Kristus, kematian (DEATH) artinya:

    • Desperate (putus asa)
    • End of everything (akhir dari segalanya)
    • Agley (menyimpang, melenceng dari tujuan)
    • Terror (terror, intimidasi)
    • Hell (neraka)

    Di dalam Kristus, kematian (DEATH) artinya:

    • Daddy’s Home (pulang ke rumah Bapa)
    • Everlasting Life (kehidupan kekal)
    • Absolute salvation (kepastian akan keselamatan)
    • Treasure (harta karun)
    • Heaven (surga)
  3. BUKTI TERBESAR BAHWA KEMATIAN TELAH KEHILANGAN KUASANYA…
    Kata “bangkit” berasal dari kata “anistemi”, yang artinya:

    • Perubahan Kedudukan secara Jasmani / pindah posisi (Kolose 1:13-14) – Kristus jadi raja tidak hanya di hari Minggu atau ketika kita ibadah saja, tetapi dalam seluruh aspek kehidupan kita.  Ada perubahan jelas, dari kuasa gelap kepada kerajaan Kristus (Roma 6:18); dari hamba dosa kita menjadi hamba kebenaran; dan dari maut kepada hidup.
    • Bangkit secara rohani melawan semua kesuaman (Wahyu 3:14-16) – Kesuaman menunjukkan bahwa Yesus tidak lagi menjadi yang utama dalam kehidupan kita.  Kesuaman juga berarti kita terjebak dalam kemalasan, yaitu membiarkan begitu saja, sibuk dengan yang tidak seharusnya dilakukan, terlalu santai, berhenti sebelum selesai, hidup dalam kekecewaan, intensitas mulai berkurang.

Dalam kaitannya dengan tema bulan ini, yaitu hati yang penuh belas kasihan (compassion), kita perlu sadari bahwa ekspresi nyata dari hidup dalam Kebangkitan-Nya adalah: kehidupan yang digerakkan oleh belas kasihan, dimana kita melakukan segala sesuatu dengan segenap hati untuk kemuliaan-Nya.

JALANI HIDUP DALAM KUASA KEBANGKITAN-NYA,  BEKERJA DAN MELAYANI DENGAN SEGENAP HATI UNTUK TUHAN.