Sons of the Kingdom

Matius 13:24–43; Filipi 2:13–15; Daniel 12:3 Dalam perumpamaan gandum dan lalang, Yesus menjelaskan bahwa anak-anak Kerajaan hidup di tengah dunia yang masih dipenuhi kejahatan. Keberadaan kejahatan tidak berarti Allah kehilangan kendali. Pada akhir zaman, Allah akan menyatakan keadilan-Nya. Sementara itu, umat-Nya dipanggil untuk tetap setia dan menjadi saksi-Nya di dunia.

  1. Anak-anak Kerajaan hidup di tengah dunia
    Yesus menjelaskan bahwa ladang adalah dunia. Gandum dan lalang tumbuh bersama sampai waktu menuai. Ini mengingatkan kita bahwa dunia belum sepenuhnya dipulihkan. Karena itu, kita tidak perlu terkejut ketika menghadapi kejahatan, pertentangan, atau ketidakadilan.  Namun, ini bukan alasan untuk saling curiga atau mengambil alih penghakiman yang menjadi hak Allah. Kita dipanggil untuk hidup setia kepada Sang Raja dan tetap melakukan kebenaran.Praktisnya:
  • tetap hidup benar sekalipun lingkungan tidak selalu mendukung;
  • berhati-hati dalam menilai orang lain dan tidak mudah menghakimi;
  • menangani kesalahan dengan bijaksana tanpa membiarkan pelanggaran merusak orang lain.
  1. Terang Kristus harus terlihat di dunia
    Allah bekerja di dalam setiap orang percaya, baik dalam kemauan maupun dalam pekerjaan (Filipi 2:13–15). Karena itu, kita dipanggil melakukan segala sesuatu tanpa persungutan dan perbantahan, serta bercahaya seperti bintang di tengah generasi yang bengkok.  Menjadi terang bukan sekadar berbicara tentang Tuhan atau aktif dalam kegiatan gereja. Terang itu tampak melalui kasih, integritas, keberanian memberi kesaksian, dan kesediaan menolong orang yang membutuhkan pengharapan. Dunia adalah tempat kita menjalankan panggilan tersebut.Praktisnya:
  • menunjukkan karakter Kristus di rumah, tempat kerja, dan lingkungan masyarakat;
  • menggunakan kesempatan sehari-hari untuk bersaksi dengan kasih dan hikmat;
  • menghindari persungutan dan pertengkaran yang merusak kesatuan serta kesaksian.
  1. Hidup kita dapat menuntun orang kepada kebenaran
    Daniel 12:3 mengingatkan kita bahwa kehidupan yang setia dapat membawa dampak melampaui diri sendiri.  Kesaksian tidak selalu dimulai dari kemampuan berbicara dengan hebat. Tindakan sederhana yang mencerminkan kasih Kristus pun dapat membuka kesempatan bagi orang lain untuk mengenal-Nya. Kita menjalankan panggilan ini bukan untuk merasa lebih baik daripada orang lain, melainkan sebagai respons terhadap anugerah Allah di dalam Yesus Kristus. Kristus telah menyerahkan diri-Nya bagi kita dan memanggil kita menjalani hidup yang memuliakan-Nya. Kita juga membutuhkan pertolongan Roh Kudus agar dapat bersaksi dengan berani dan hidup setia.Praktisnya:
  • mendoakan orang yang perlu mengenal pengharapan di dalam Kristus;
  • mendengarkan dan menolong orang yang sedang mengalami kesulitan;
  • membagikan kebenaran dengan rendah hati, kasih, dan tanggung jawab.

KITA DIPANGGIL BUKAN UNTUK SIBUK MENENTUKAN SIAPA GANDUM DAN SIAPA ILALANG, MELAINKAN UNTUK HIDUP SETIA KEPADA SANG RAJA DAN MEMANCARKAN TERANG KRISTUS DI TENGAH DUNIA.